Friday, February 15, 2013

Those Old Days


Ada dipekerjaan yang benar-benar kamu impikan dari satu tahun yang lalu.
Semua terasa berputar baik, sampai akhirnya kamu keluar 
dan melihat segala sesuatunya dengan kaca mata berbeda. 
Kaca mata seorang Account Executive.

Biasanya kamu keluar, 
melenggang didunia bebas tanpa perlu mengkhawatirkan banyak hal, 
paling-paling kesehatan, keselamatan, penampilan 
atau pesan-pesan kecil dari keluarga dan sahabat.


Hidup terasa bebas, 
kamu tidak perlu untuk berakting dengan hidupmu sendiri, 
memasang topeng dihari-hari biasa.
Biasanya kamu bisa berteriak sesukamu,
memaki bersama sahabatmu,
menertawakan dengan bebas hal-hal bodoh di setiap sudut kota.
Bebas untuk mengupdate status di jejaring sosial sesukannya tanpa mengkhawatirkan orang-orang ‘itu’.


Pekerjaan ini menuntut yaa, 15 dari 24 jam yang kamu habiskan setiap hari.
Bisa lebih dan bisa kurang meski sedikit.
Dan ketika kamu benar-benar melakukannya dengan sungguh-sungguh,
tetapi lingkungan sosial memandangmu berbeda.
Apalagi, kalau kamu ini wanita dan sesegala embel-embel yang merekat didalamnya.

 "Time to buy and time to lose"

 
Kadang terlalu asyik dengan passion bisa membutakan.
Kadang wanita yang terlalu asyik dengan passionnya bisa membutakan.
Dipandang sebelah mata oleh orang lain.
Karena pilihan saya untuk menjalani hidupmu sendiri, 
kemudian orang lain menganggap hal-hal kotor dan buruk bisa terjadi dengan mudah.
Ya tentu saja, karena saya wanita, yang cenderung individualis dan mencoba ramah dengan mereka. Dan itu kemudian menjadi serba salah. 
Sounds-wrong-and-they-treat-me-wrong-syndrome.


Sesungguhnya yang dikeluhkan adalah bukan pekerjaanya,
bukan target yang harus dicapai atau bagaimana.
Akan tetapi kehidupan sosial diluar sana.
Social judgment yang ada diluar sana.
Itu yang paling berat.


Kehidupan menjadi seorang Account Executive ya?
Terima kasih untuk tertawaan nyinyir yang sering kali saya dengar.
Omongan dibelakang yang mungkin pernah kau bahas dalam bisik rendah.


The more I look inside, the more it isn't there.
What am I supposed to do? 

(Piglet’s Big Movie)



Hidup kali ini lebih menawarkan hal-hal lain yang cukup berbeda.
Diluar kotak nyaman.
Diluar apapun yang bisa diekspektasikan.
Diluar apapun yang biasannya kamu suka.
Diluar dari apapun yang bisa biasa kamu utarakan.
Diluar dari apapun yang bisa kau pilih untuk lebih baik disembunyikan.


Berbuat baik itu menyenangkan.
Berbuat baik dengan tulus itu lebih menyenangkan.
Berbuat baik dengan tulus dan dihargai itu lebih menyenangkan.




Im gonna miss the old days of mine

Saya rindu jadi mahasiswa biasa.


No comments:

Post a Comment