Friday, June 27, 2014

Bahagiaku begini saja

Mungkin aku mencintaimu dengan salah,
segala salah yang aku benarkan untuk membuatmu tetap bersamamu

Mungkin aku mencintaimu dengan amarah,
seperti apa yang selalu aku lakukan untuk bisa tetap menjaga diriku melalui kamu

Mungkin kami tidak akan pernah benar,
karena dimata semua orang kami adalah kesalahan
tapi mereka tidak tahu,
bahwa kami berbahagia didalamnya

kami tidak tahu, apakah bahagia ini semu
atau memang kami ditakdirkan berbahagia berdua
akan tetapi,
menemukanmu itu tidak mudah, tapi mencintaimu tidaklah pula benar adanya

x x x

Kami memilih mencintai dengan cara yang salah,
dengan cara yang menurut kami bahagia didalamnya.
Kemudian mengapa mereka mempermasalahkannya?

Kebahagiaan yang kami temukan tidak sebesar apa yang orang lain rasakan.
Mungkin hanya dengan pelukan dan ciuman yang kita tahu
hanya kita berdua, dan mungkin Tuhan kami masing-masing
Kebahagiaan kami diketahui kami berempat
dan kami berbahagia disana.

Kami berbahagia dengan hal-hal sederhana,
dengan obrolan ringan antara aku dan kamu,
hari-hari yang aku dan kamu habiskan,
curi-curi pandang manja disetiap waktu,
atau kesempatan kecil lainnya yang kami jadikan istimewa.

Aku dan kamu berbahagia seperti ini
dan aku ingin begini saja.
Menatapmu, tanpa penuh rasa ragu
Begini saja, dengan menggenggam tanganmu
Begini saja, mencium bau parfummu dari tempat dudukku

Bahagiaku begini saja,
ketika kamu berada disebelahku
dan tersenyum dan percaya bahwa semua akan baik-baik saja
karena selama ini yang menyatukan kami hanyalah hati kami masing-masing.
Tidak kurang dan tidak lebih.
Kamu saja sudah cukup untukku.



"When we started both brokenhearte, not believing
It could begin and end in one evening
When we parted, moving on
And believing
It could begin and end in one evening"
NBP - 2014