Wednesday, September 5, 2012

Kita dan (ego) diantaranya

Hidup itu diciptakan begitu arogan,
Hidup setiap nyawa diciptakan begitu arogan.

Beberapa hidup menyesuaikan dengan keseimbangan yang diciptakan.
Beberapa lainnya memilih larut di dalam jungkat-jungkit kehidupan.

“Kalau aku satu, aku bakalan nyari yang seimbang sama aku.. Ya, seimbang satu dari agama. Kedua, dari kehidupan aku dan dia..”
- - ungkap seorang teman dalam percakapan antara mug cokelat kami.

Keseimbangan dikepalaku berlangsung rumit. Keseimbangan diantara kami,
mencari poros tengah dari kehidupan kami masing-masing yang begitu berbeda.

Mencari persamaan kecil antara kami,
dibilik kehidupan masing-masing yang masih langka untuk kita temui bersama.

Persamaan yang terus kita terka, dibalik 360 karakter di ‘kotak masuk’ masing-masing.


EYS (Agustus)